Pages

Rabu, 29 Mei 2013

"PENINGGALAN SEJARAH DINEGARA YAMAN YANG DIABADIKAN DALAM AL QUR'AN"

Dalam alquran banyak sejarah yang dikisahkan tak sedikt yang memberikan pelajaran dan mempesona bagi yang melihatnya dimasa kini. Salah satunya kerajaan saba’ yang masih terlihat sampai saat ini. Berikut kisahnya…
Sesungguhnya bagi kerajaan saba ada tanda kekuasaan alloh s.w.t  ditempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun disebelah kanan dan kiri, kepada mereka dikatakan ;”makanlah olehmu dari rizeki yang dianugrahkan tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepadanya [negerimu] adalah negri yang baik dan[tuhanmu] adalah tuhan yang maha pengampun.” Tetepi mereka berpaling maka kami datangkan banjir yang besar dan kami ganti kebun kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi buah buah pahit, pohon atsl dan sedikit dari pohon sidr .” (QS. Saba’ [34];15-16)
Itulah al quran mengabadikan kisah menarik kaum saba’ yang terkenal dengan icon mereka yaitu ratu bilqis yang cantik jelita dan penuh pesona.
Terletak dikota ma’rib
Pusat peradaban kerajaan saba’ dikenal dengan nama ma’rib sebuah kota yang terletak 120 Km dari ibu kota yaman sona’a.
Sebagaimana ditekankan dalam ayat ayat diatas , kerajaan saba’ hidup di suatu daerah yang diberkahi dengan kebun kebun anggur yang subur dan luar biasa indah. Karena terletak dijalur perdagangan, negeri saba’ memiliki standar pola hidup yang mapan dan cendurung diminati oleh banyak orang.
Saking besarnya kekuasaan kerajaan ini , para sejarawan mengisahkan  bahwa luas wilayah yaman sekarang lebih luas kekuasaan negri saba’. Namyak ahli yang menyebutkan bahwa habasyah yang sekarang menjadi etiopia dahulu menjadi perhimpunan negri saba’
Sumber tertua menyebutkan tentang kerajaan sabaadalah catatan perang tahunan yang berasal dari raja asiria sargon II (722-705)yang membayar pajak kepadanya . raja sargon juga menyebut raja saba’ dengan yith ‘i-amara (it’amara)
Dalam prasasti arad nannar, salah satu raja terakhir dari Negara ur, acapkali menggunakan kata “sabum” yang diperkirakan berarti negri “saba”, sebagaimana yang tercantum dalam situs ; Encyklopedia of islam; Islamic world, histori, geography, ethnoghraphy, anad bibliography dictionary vol 10 halaman 268. Jika kata ini benar berarti saba’ maka berarti sejarah saba’ ada 2500 tahun sebelum masehi. Subhanalloh..
Mashur dan makmur
Namun terlepas dari hal itu kerajaan saba’ telah menjadi mashur karena adanya dua factor penting yaitu;

1.      Ratu sheba, Balqis.
Kerajaan saba’ diperintah oleh seorang ratu yang tersohor bernama balqis. Balqis menjadi orang ke 17 yang memerintah kerajaan saba’. Yang memerintah sebelumnya adalah ayahandanyaraja Hadhad bin syarhabil, para sejarawan berasumsi bahwa balqis menaiki tahta ayahnya karena tidak adanya keturuna  yang berjenis kelamin pria dari keluarga ayahnya.
Dalam masa kepemimpinannya ratu bilqis banyak didera problematika yang bermacam macam, namun kelak akan membuktikan kepiawaiannya memimpin dan menjaga kerajaan dan rakyatnya.dalam masa awal kepemimpinannya sebagai ratu, para ahli kerajaan dan pembesar menolak kepemimpinan seorang wanita, belum lagi hasrat yang dipendam oelh raja sekitar saba’ untuk menaklukkan dan menguasai kerajaan ini. Salah satunya adalah raja Amr bin Abrahah yang dijuluki dengan dzul adz’ar.
Maka datanglah dzul adz’ar dengan pasukannya menyerbu kerajaan saba’ dan menjadikan ratunya menjadi tawanan. Namun berkat kepiawaiannya dan taktik perang yang jitu ratu bilkis berhasil Lolos dan berlindung ditempat yang aman.sementara raja dzul adh’ar Tewas tergorok. Maka pasca kejadian itulah rakyat memberikan kepercayaan penuh atas penguasaan kerajaan saba’ dan dengan kepercayaan yang diberikan itu ratu bilqis memimpin kerajaannya dengan adil dan bijaksana.
Dimasa kepemimpinan raru bilqis daerah territorial saba’ meraih kegemila ngan. Salah satu pencapaian yang diraih adalah direnovasinya bendungan yang terkenal dengan “sad ma’rib [bendungan ma’rib].nama kerajaan ini pun semakin terkenal di timur tengah dan eropa.
Dijelaskan dalam sejarah yunani kuno bahwa pada zamannya terjadi transaksi perdagangan diantara para pelaku bisnis yunani dan saba’. Bahkan para pedagang yunani mengakui akan kemajuan peradaban di saba’ kala itu.
Al kisah. Selalu dikaitkan dengan nabiyulloh sulaiman dan burung Hud. Hud telah disebut dalam al qur’an namun banyak diantara ahli tafsir yang mengatakan bahwa nama tersebut masuk kedalam kalangan ummat islam dengan media isroiliyyat, dongeng turun temurun orang Israel yang mereka akui bersumber dari kitab taurat.
Diantara kesan peninggalan ratu bilqis ialah tapak kuil {temple of the moon} karena penyembahannya kepada tuhan bulan [al maqoh] dan tapak istana ratu bilqis. Proses penggalian arkeologi masih terus dilakukan dan beberapa barang dipajang dimuseum son’a.
Arkeolog dari Inggris mengklaim telah menemukan tambang harta karun milik Ratu Saba’ yang juga sohor dengan sebutan Ratu Bilqis dari Kisah Nabi Sulaiman yang tertera dalam sejarah Habeshan, Injil, dan Al Quran. 

               2. Harta kerajaan sheba.

Seperti dimuat situs sains, Discovery.com, 15 Februari 2012, tambang emas Sang Ratu ditemukan tersembunyi di sebuah bukit di dataran Gheralta, utara Ethiopia. Sebuah lokasi tambang yang belum pernah di eksplorasi sebelumnya, di teritorial kerajaan Sheba yang pernah berkuasa selama 3.000 tahun. 

"Salah satu yang saya sukai dari arkeologi adalah, kemampuannya berhubungan dengan legenda dan mitologi. Fakta bahwa kami mungkin menemukan tambang Ratu Bilqis sangat luar biasa," kata  Louise Schofield, arkeolog sekaligus kurator museum Inggris, kepada The Observer. 
Berdasarkan Perjanjian Lama, Ratu Sheba menempuh perjalanan panjang dari kerajaannya yang misterius untuk menemui Raja Sulaiman di Yerusalem. Ratu itu membekali diri dengan para pengiring, unta yang membawa muatan sarat rempah, emas, dan batuan berharga. 
Bertemu dengan Sulaiman, Ratu Sheba terpukau dengan kebijaksanaan Sang Nabi, juga kemegahan kerajaannya. Sebelum pergi, ia memberi hadiah 120 talen emas, atau setara dengan 4,5 ton!
Legenda menyebut, ia melahirkan anak Sulaiman. Keturunannya, Menelik, menjadi raja-raja Abyssinia.

Schofield menemukan tambang kuno tersembunyi di balik batu 20 kaki yang diukir dengan gambar matahari dan bulan sabit. "Simbol dari negeri Sheba," kata dia. 

"Saya merangkak di bawah batu, waspada dengan ular kobra yang disebut tinggal di sini, dan berjumpa dengan sebuah prasasti Bahasa Sheba, bahasa yang dipakai Sang Ratu." 

Terkubur sekitar empat meter di bawah permukaan bukit dikelilingi oleh burung bangkai, terowongan menampilkan simbol tengkorak kuno di pintu masuknya. Menurut Schofield, itu adalah pahatan Sheba. 
Ia menambahkan, keberadaan struktur tambang kuno itu tak disadari, meski faktanya, penduduk setempat mendulang emas di sungai yang ada di dekatnya. Tak jauh dari lokasi tambang, arkeolog menemukan sisa-sisa kolom dan batu halus berukir yang mungkin adalah bagian dari sebuah kuil terkubur, yang  diyakini didedikasikan untuk Dewa Bulan Sheba. Situs dari medan peperangan, lengkap dengan tulang kuno, juga ditemukan di dekatnya.

Ukuran yang tepat dari tambang, yang pintu masuk terhalang oleh batu besar, belum ditentukan. Namun, uji yang dilakukan oleh seorang pencari emas mengarah ke dugaan, ada ruang luas di bawah tanah, dengan terowongan yang cukup besar untuk dilalui dengan berjalan kaki.  Penggalian situs besar-besaran akan dilakukan setelah Schofield mendapatkan sumber pendanaan yang diperlukan.
3.      Bendungan ma’rib
Ma’rib yang sangat makmur  berkat letak geografisnya yang sangat diuntungkan dengan keberadaan sungi adhanah. Titik dimana sungai mencapai bukit balaq sangat tepat untuk membangun bendungan. Dengan memanfaatkan keadaan ini kerajaan saba membangun bendungnan disana. Ketika pertama kali berdiri dan mereka memperbaiki sistem pengairan yang baik mereka mengalami kemajuan pesat di bidang pertanian dan perkebunan,
Menurut hommmel dalam bukunya “eksplorations in bible lands” menyatakan bahwa penulis yunan pliny telah mengunjungi ini dan sangat memujinya juga menyebutkan betapa hijaunya kawasan ini.
Bendungan ma’rib tingginya 16 meter, lebar 60 meter panjangnya 620 meter, berdasarkan perhitungann total wilayah yang dapat diairi oleh bendungan ini 9600 hektare 5300 merupakan daerah bagian selatan selebihnya bagian barat. Dan dua daratan ini dikenal dengan sebutan “ma’rib dan dua daratan” dalam prasasti saba’.
Dua kebun disisi kanan dan kiri yang disebut dalam alquran menggambarkan kondisi perkebunan anggur yang tumbuh subur dikedua sisi lembah tersebut.
Bendungan ini direnovasi besar besaran selama abad ke 5 dan ke enam. Namun demikian perbaikan perbaikan tidak mampu mencegah runtuhnya bendungan ini pada tahun 542 M.  runtuhnya bendungan ini mengakibatkan bencana banjir besar arim yang disebutkan dalam al quran serta mengakibatkan kerusakan hebat dinegri saba’ pasca kejadian inilah negri saba’ mulai bangkrut dalam segi perekonomian dan pemerintahan. Sehingga para penduduk negri saba’ pun berpindah tempat tersebar ke arab selatan, makkah dan syiria.
Werner keller seorang ahli arkeologi Kristen penulis buku “und die bible hat doch recht” (al kitab terbukti benar)menyatakan kesetujuannya akan kejadian yang digambarkan dalam alquran tentang banjir arim.

Sekian
(mnh)


6 komentar:

Poskan Komentar