Pages

Senin, 27 Mei 2013

"mencari beasiswa ke timur tengah"

Pepatah mengatakan “banyak jalan menuju roma”. Dikatakan juga  “man jadda wajada siapa yang bersungguh@ pasti dia akan mendapatkannya.
kawan kawanku sekalian tahukah kalian bahwa sekarang pendidikan sudah semakin berkembang tuntutan untuk semakin memperkaya ilmu, wawasan dan pengalaman semakin mendesak. Kedepan dunia ini semakin kritis para pemikir, kritis keilmuan, kritis semangat belajar. Padahal sudah barang tentu pendidikan adalah tujuan yang akan menjadi modal kita kedepan hingga ke akhirat.
banyak pilihan untuk menempuh jenjang pendidikan diantaranya dengan menempuh pendidikan ditempat yang semangat belajarnya masih sangat tinggi di timur tengah misalnya.

Lalu apa orientasi belajar ke timur tengah ?

1.       Menyaring para lulusan Madrasah Aliyah/sederajat yang potensial dan mempunyai bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan penguasaan bahasa Arab.
2.       Mempersiapkan calon ilmuwan terbaik dalam bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.
3.       Mendapatkan pengalaman dari para masyayikh yang keilmuannya sangat terjaga dalam segi agama.

Namun, bagaimana sebenarnya cara mendapatkan beasiswa ke timur tengah?
Sekarang kita sangat mudah mendapatkan info beasiswa ke timur tengah cukup dengan datang ke Subdit Kerjasama dan Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemeterian Agama RI Jl. Lapangan Banteng Barat No.3-4 Lantai 8 Jakarta Pusat 10710 Website: http://www.ditpertais.net, Telp. (021) 3812344 ext.326. disana kita akan dilayani oleh pegawai public untuk mendapatkan informasi mengenai beasiswa. Beberapa Negara yang telah menyediakan beasiswa untuk calon mahasiswa Indonesia seperti yaman, maroko, turki, mesir, aljazair, sudan, oman, Libya, afrika selatan, uea, yordania, syiria dan masih banyak lagi. Setelah kita merasa ada salah satu yang cocok kita bisa langsung dating ke kedubes yang kita tuju guna mendapatkan informasi yang sejelas jelasnya. Mengingat begitu sibuknya dan banyak calon mahasiswa yang antusias  dating ke kantor depag.

Apa saja yang disediakan untuk beasiswa timur tengah?
dengan ketentuan sebagai berikut:
1.      Beasiswa tersebut meliputi biaya kuliah, akomodasi dan isentif yang terbatas.
Sedangkan biaya tiket pemberangkatan dari Jakarta ke negara tujuan ditanggung oleh
peserta.
2.      kitab dan buku literature  terbatas.
3.      Sementara biaya diluar kuliah seperti umroh, haji, atau ziarah maka sifatnya kondisional sebagian universitas menyediakan biaya akomodasi bulanan.

Persyaratan Mengikuti Seleksi
PERSYARATAN UMUM
Persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti tes/seleksi beasiswa Timur Tengah, baik tingkat Tsanawiyah maupun Perguruan Tinggi adalah:
a. Ijazah (Negeri atau swasta yang mengikuti Ujian Negara) yang dilegalisir sesuai dengan jenjang pendidikan yang ditempuh.
b. Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
c. Surat rekomendasi dari Yayasan, Lembaga Pendidikan atau tokoh masyarakat yang dikenal.
d. Warga Negara Indonesia.
e. Beragama Islam.
f. Mengisi formulir beasiswa.
g. Mengisi surat perjanjian menaati peraturan beasiswa.
h. Belum pernah mendapat beasiswa dari negara yang bersangkutan.
i. Tidak ada keluarga dekat yang sedang menerima beasiswa yang sama dari negara yang bersangkutan.
j. Pas foto 4 cm × 6 cm sebanyak 6 lembar.
k. Pengikuti tes/seleksi yang diselenggarakan Departemen Agama RI. Bagi para peserta yang telah mengikuti tes dan dinyatakan lulus sebagai penerima beasiwa secara sah, selanjutnya akan diminta melengkapi persyaratan- persyaratan berikut:
a. Akte kelahiran dari kantor catatan sipil.
b. Surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian.
c. Surat kesehatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bebas dari penyakit menular dan AIDS dari dokter ahli.
d. Pasport (diurus oleh yang bersangkutan) .
e. Seluruh persyaratan disalin/diterjemahk an dalam bahasa Arab dan dilegalisir sesuai dengan aslinya
Untuk ke Universitas Al-Azhar Mesir berijazah :
1.    Program S1
Berijazah Madrasah Aliyah Negeri atau swasta yang mengikuti ujian Negara dengan ketentuan sebagai berikut : a). Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun. b). Berijazah Pondok Pesantren yang mu’adalah (akreditasi) ijazahnya dengan tsanawiyah (SLTA) Al-Azhar masih berlaku sampai sekarang.
2.      Program S2 
Berijazah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri atau Swasta dengan usia ijazah tidak lebih dari 5 (lima) tahun.
Untuk beasiswa Kementrian Pendidikan Tinggi Mesir menggunakan ijazah SLTA Negeri.
Untuk ke Sudan, Maroko, Al-Jazair, turki, arab saudi berijazah Madrasah Aliyah negeri atau swasta,  Pondok Pesantren, SLTA, ijazah S1 dan S2 dengan usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
  1. Bagi yang belum memiliki ijazah (STTB), sementara cukup menggunakan foto copy nilai rapor cawu I dan II atau semester I kelas terakhir dan dilegalisir oleh pihak sekolah yang bersangkutan.
  2. Foto kopi Akte kelahiran
  3. Foto 3X4 2 lembar
Untuk ke yaman menyerahkan menyerahkan foto copy ijazah legalisir baik negri atau swasta/ muadalah (akreditasi). Usia ijasah tidak lebih 2 tahun.
Untuk ke arab Saudi menyerahkan ijazah/ (STTB) legalisir  usia ijasah tidak lebih 2 tahun.

Nah selajutnya apa saja Materi yang di ujikan?
  1. Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi : Bahasa Arab (percakapan, terjemah dan pemahaman teks) dan hafalan/bacaan Al-Qur’an minimal 3 juz.
  2. Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi : Bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’) tauhid, fiqh, tarikh/ sejarah, dan Pengetahuan Agama Islam .
  3. Sementara untuk diyaman tes baca meliputi : fathul qorib, muhadatsah, hafalan minimal 3 juz. Tes tulis meliputi : nahwu shorrof, fiqh, pengetahuan islam, bahasa arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’).
  4. Wawancara bahasa arab.
  5. untuk jurusan umum biasanya ada persyaratan TOEFEL, TOAFEL atau menguasai bahasa    daerah tersebut.
Adakah selain beasiswa dari depag?
Ya ada. Apalagi Sekarang pondok pondok pesantren semakin menggeliat memberangkatkan calon calon ilmuannya ke luar negri. Beberapa pesantren bahkan menjadi penyelenggara langsung. Diantara beberapa beasiswa yang banyak kita temukan dipesantren seperti universitas AL AHQOF yaman, universitas IMAM SYAFI’IE mukalla yaman, pesantren al qur’an turki, pesantren di syiria. Biasanya beasiswa beasiswa ini rata rata dimulai pembuakaan pendaftaran dari bulan mei sampai juli.
Jadi apa lagi kesempatan besar bagi kalian untuk menyusul.

Memangnya berapa biaya yang dikeluarkan sih?
Kalau kita berbicara masalah biaya tentu murah dibandingkan NON beasiswa. Namun spesifikasinya berbeda beda kalau ke yaman dalam kisaran 15-25 juta selama 4-5 tahun. Itupun hanya sebagai ongkos transportasi pesawat pulang pergi. Sedangkan untuk Negara Negara lain biayanya relative sama antara 10-30 juta. Tergantung tempat dan siapa yang menjadi agen pemberangkatannya.

Yang terpenting ada kemauan mencoba dan berusaha. Urusan diterimatau tidak memang terkadang ada istilah tergantung “rezeki”.
“Keep fighter… mari selamatkan masa depan dengan pendidikan yang baik”














0 komentar:

Poskan Komentar